MEDAN – Venue Muktamar 49 Muhammadiyah tidak memakai tenda, panitia sedang menyiapkan gedung Auditorium Berkemajuan senilai Rp. 235 miliar yang progres pembangunannya sudah mencapai 56 persen. Sementara venue Muktamar ‘Aisyiyah bulan September 2026 ini rampung.
Selain Auditorium Berkemajuan, di area itu juga sedang dibangun Sport Hall Walidah, serta Masjid KH. Ahmad Dahlan. Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU), Prof. Akrim menyebut ini akan jadi kebanggan Muhammadiyah.
Prof. Akrim merinci bahwa Auditorium Berkemajuan akan menjadi gedung dengan kapasitas 7.500 orang, Sport Hall Walidah 2.500 orang, dan Masjid KH. Ahmad Dahlan akan berkapasitas antara 1.500 hingga 2.500 orang. Seluruh gedung ini dibangun di Desa Saentis, Percut Sei Tuan, Deli Serdang.
Bahkan untuk Sport Hall Walidah sebagai venue utama Muktamar 49 ‘Aisyiyah progresnya sudah mencapai 88 persen. Dengan demikian, dipastikan venue muktamar ‘Aisyiyah akan rampung lebih dahulu dibanding venue Muktamar 49 Muhammadiyah.
“Maka selamat untuk ibu-ibu ‘Aisyiyah, gedungnya lebih duluan siap dibandingkan gedung Muktamar Muhammadiyah. Dan insyallah paling lama September 2026 sudah selesai,” kata Akrim pada Senin (6/7) dalam Resepsi Milad ‘Aisyiyah di Kampus Utama UMSU, Kota Medan.
Tak main-main, untuk menyambut semarak Milad ke-114 Muhammadiyah tahun ini UMSU dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut berencana akan menggunakan Sport Hall Walidah sebagai lokasi yang akan dihadiri 15.000 hingga 20.000 peserta.
Ke depan Venue Muktamar 49 ini akan menjadi kampus terpadu UMSU, yang akan dilengkapi dengan ‘taman surga’ yang berisi pohon durian, rambutan, dan lain sebagainya. Dengan itu diharapkan Penggembira Muktamar akan betah dan gembira dalam menikmati berlangsungnya acara lima tahunan ini.